PALEMBANG (Pos Kota) – Franklin Ramses Burumi, sprinter Indonesia
dan rekannya Triyaningsih, kembali menambah koleksi emas Merah Putih
dari cabang atletik SEA Games 2001. Dengan demikian, tim atletik Merah
Putih telah melampaui pencapaian medali, yakni sembilan dari tujuh
target medali emas.
Franklin menjadi yang tercepat di nomor lari 200m putra dengan
catatan waktu 20,93 detik di Stadion Atletik Komplek Olarhaga
Jakabaring, Palembang, Senin (14/11). Kendati gagal memecahkan rekor
SEA Games, tapi Franklin sukses memperbaiki rekor pribadinya, yakni
21,27 yang dia bukukan tahun lalu.
Sebelumnya Franklin juga menyumbangkan medali emas dari nomor 100m.
“Hari ini saya bahagia karena perjuangan saya tidak sia-sia. Saya juga
bisa memperbaiki catatan terbaik saya, yakni 21 (21,27) detik menjadi
20 (20,93) detik,” kata.
Di nomor ini, rekor terbaik SEA Games masih dipegang Reanchai
Seeharwong. Atlet asal Thailand itu membukukan catatan waktu tercepat
20,69 detik pada pergelaran SEA Games 2009 di Laos.
Sedangkan medali perak menjadi milik pelari Thailand Suppachai
Chimdee dengan waktu 21,05. Medali perunggu diraih pelari Thailand
lainnya Sompote Suwannaran yang menyelesaikan lomba dalam waktu 21,46
detik.
Triyaningsih juga membuat bangga Indonesia dari nomor Women’s 5000
meter. Dia juga meraih medali emas keduanya pada SEA Games 2011 setelah
sebelumnya juga menjuarai nomor 10.000m putri.
Triyaningsih mencatat waktu 16 menit 06,36 detik untuk meraih medali
emas, diikuti pelari Thailand Phyu War Thet dengan catatan waktu
16:12,23. Sedangkan Rini Budiarti yang membukukan waktu 16,31,85 harus
puas dengan medali perunggu.
“Saya mendedikasikan emas ini untuk almarhum ayah saya (Iyas
Sadeli), serta ibu (Ngatiyateni) yang hadir malam ini untuk menonton
dan memberi semangat kepada saya,” kata Tri, sapaan Triyaningsih. Tri
juga tak lupa berterimakasih kepada pelatihnya, Alwi Mugiyanto.
Kemenangan di Palembang memastikan Triyaningsih hatrik di nomor
5000m. Pada dua SEA Games sebelumnya, Tri juga meraih medali emas pada
SEA Games 2007 di Thailand, serta SEA Games 2009 di Laos.
Cabang atletik pada 14 November memperebutkan 10 medali emas. Antara
lain, di nomor 4×400m putra, atlet Indonesia terpaksa gagal mengamankan
minimal medali perak karena tongkat estafet sempat terjauh sehingga
disalip atlet lainnya. Din nomor ini, atlet Malaysia berhasil merebut
medali emas.(ian/b)